Date: 7/26/2009
kisah 1
Bumi tak kan pernah berhentinya berputar, Matahari dan bulan tak henti-hentinya menyinari. Bumi akan terus selalu hidup dan hidup dengan kebesaranNya. Tuhan memberikan kehidupan yang indah dalam bumi itu... Didunia Bumi nan indah itu...terlimpah ruah semua kekayaan dan keindahan yang tlah diberikan Tuhan...Manusia sangat bahagia menerima itu semua. Namun, Manusia telah terlalaikan akan keindahan itu... Kisah seorang manusia yang benar-benar mengetahui betapa Agung serta besarnya kekuasaan Tuhan Bumi itu... Seorang gadis manis duduk termangu, menatap indahnya pantai Teluk Penyu...meskipun tidak terlalu indah, namun Subhanalloh...gadis itu benar-benar merasakan betapa indah sebuah ciptaan-Nya. Duduk di pasir adalah kesukaan gadis itu. Sambil merasakan kesejukan angin pantai perlahan-lahan ia mendongakkan wajahnya ke langit yang biru senja menjelang sore dalam hati berkataa Subhanalloh....Astaghfirulloh....Indah ciptaanMU....a Gadis itu bernama aAisyah, gadis Cantik yang sangat dipuja kaum Adam. Dari ketenangan raut wajah, senyum damai perangainya membuat kaum adam kagum padanya. Namun apalah dikata. Gadis yang dikagumi kaum hawa itu mempunyai masalah yang begitu rumit dan penat. Untuk itu sesekali dia merasakan kepenatan dia selalu menghampiri kekuasaaNya...pantai indah Teluk Penyu yang disebelah selatan-Barat pantai terbentang Pulau Nusakambangan yang hijau menyejukkan pandangan mata yang memandangnya. aAisyah adalah wanita yang begitu kuat dan tegar...Dia tak pernah memperlihatkan masalahnya kepada orang disekitarnya. Semua masalah yang ia peroleh selalu dipendamnya sendiri. Dan hanya mengharap Pertolongan-Nya. Ketika itu, aAisyah sedang menghadapi masalah yang sangat rumit dikeluarganya. Ayah aAisy sedang sakit sudah hampir 3 bulan tidak kunjung sembuh dari sakit yang dideritanya. Ibu aAisy selalu menangis melihat perkembangan Ayahnya. aAisy adalah sebagai tempat curhat ibunya. Keuangan keluarga menipis, Ayah yang sebagai tulang punggung keluarga sedang sakit sehingga hal itu yang membuat sedih ibu aAisy. Setiap Ibu curhat terhadap aAisy mengenai biaya berobat Ayah...belum lagi biaya kul aAisy. Tepat Bulan Maret dan April, aAisy sengaja meliburkan diri dari kuliah. Ia lakukan karena tak ingin menambah beban yang Ib sedang raskan. Sehingga aAisyah memutuskan untuk meliburkan diri dari kuliahnya dan membantu Ibu dirumah mengurusi Ayah yangs sedang sakit. aNak, kenapa kamu libur kuliah?a anggak apa-apa, Bu...aaisy ingin membantu Ibu di rumah. Kasihan Ibu....Ijinkan aAisy atuk membantu Ibu mencari uang atuk menambah pemasukan keluarga,Bu...a sambil menatap Ibu dengan tatapan hangat dan menyejukkan. Hal itu ia lakukan karena aAisy tidak ingin membuat sedih dan menambah beban yang sedang dirasakan Ibu. *** aAisyah gadis yang benar-benar sabar, tegar dan tabah. Setelah beberapa bulan Ayahnya sakit, Tepat tanggal 23 Mei 2007. Alloh menguji hambanya itu dengan sebuah ujian yang besar. Tepat hari Rabu, Ayah aAisy telah diambil olehNya. Ketiak itu, posisi aAisy berada di Semarang. Malam kamisnya, aAisy baru dijemput oleh saudara sepupunya namanya mas yudi. Malam-malam sekitar pukul sebelas bunyi Hp berdering. Ternyata panggilan itu dari sepupu aAisy. aAisy diminta Sian-siap menata pakaian untuk dibawa pulang. Ia akan segera dijemput dan posisi sepupunya sudah hampir sampai di depan rumah kosnya dengan menaiki mobil Taruna. Sesampainya di depan Kos, Mas Yudi sepupu aAisy berkataa Bapak sakit, kamu diminta pulanga Ketika itu juga, aasiy meng-iyakan. Namun dihati terdlam aasiy mersakan kecurigaan yang mendalam. Sambil ambil napas pelan serta didalam hati ia tak henti-hentinya ber-istighfar dan berdzikir memohon ketenangan hati. aAisy berpikir atidak mungkin aku dijemput malam-malam hanya dengan alasan Bapak sakit, pasti sudah terjadi sesuatu apa-apa di rumah.a aAisy semakin berusaha menenangkan diri dan sambil menebak-nebak apa yang sudah terjadi dirumahnya. Sempat terbersit dalam benak aAisy aApakah Bapak sudah tiada, sudah diambil Sang Pemilik Nyawa itu?a Dalam Hati aAisy terus bergemuruh rasa was-was dan iapun berusaha atuk tenang dan menenangkan diri. *** Sesampainya dibelakang rumah, aAisy merasakan haw-hawa aneh dan ia mencium bau kapur barus yang digunakan untuk memandikan mayat dan melihat pekarangan rumah basah.ia menemukan jawaban bahwa ia mendapatkan Ayahnya telah tiada. Ia langsung bergegas lari mencari ibunya dan setelah didapatinya ia peluk erat ibunya dan berkataa Sabar ya, Bu..?a tanpa terara air mata aisy perlahan-lahan keluar. Untuk menguatkan dirinya dalm hati ia berdzikir kuat. Tak henti-hentinya ia memuja dan memuji Tuhan semesta Alam yang telah membolak-balikkan hati manusia serta Sang pemilik Nyawa itu... Berhari-hari dan disetiap renungan aisy, kejadian demi kejadian yang aaisy rasakan. Aisy hanya selalu berdoa dan berdoa padaNya a Ya, AllohaKau adalah tempatku mengadu hati, yang selalu memberi segala hidupku, Dunia dan seisinya hanyalah milikMu, Kau adalah cinta sejatiku. Kumemang manusia yang penuh dosa, tak henti-hentinya kumengharap ampunanMU, Duhai, RobbkuaAku Melihat di Langit Kesempurnaan HatiMUaSemakin kumelihat dan merenungkanMUaternyata, hanya Kaulah cinta pertama dalam hidupkua.Allohu akbara.Alloh MahabesaraDengan memujamu begitu indahahingga bibir kelu tak kurasakan selalu dan selalu memujaMU, Selalu Kauberikan semuamilikMU,KebesaranMU,Astaghfirullohalaadziima.a ( by ceskha nur rina )
Blogs
Main